Breaking News

Home / Sulteng / Tolitoli

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:58 WIB

Program Jembatan Garuda Masuk Tolitoli, Warga Lampasio Sambut Pembangunan Akses Penghubung

Foto Rizal Dg Silasa

Foto Rizal Dg Silasa

TINOMBALA.COM, Tolitoli Sulawesi Tengah — Program pembangunan jembatan yang digagas Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mulai menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Salah satu titik yang direncanakan dibangun berada di Dusun Salusu, Desa Lampasio, Kecamatan Lampasio.

Pembangunan itu mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat karena jembatan tersebut telah lama menjadi kebutuhan utama warga sebagai akses penghubung antarwilayah.

Kepala Desa Lampasio, Abdul Kadir, mengatakan program pembangunan jembatan dari TNI AD menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses penghubung di Dusun Salusu.

“Jembatan itu merupakan salah satu akses penghubung ke beberapa dusun, bahkan menjadi jalur utama yang dilalui warga dari Kecamatan Ogodeide,” kata Abdul Kadir saat meninjau lokasi bersama tim Kodim 1305/Buol Tolitoli, belum lama ini.

Menurut dia, kondisi infrastruktur yang terbatas selama ini cukup menghambat mobilitas warga, terutama untuk aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat. Karena itu, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas masuknya program pembangunan tersebut ke wilayah Lampasio.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah desa, kami sangat berterima kasih karena program ini sudah lama dinantikan warga,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Tolitoli Moh Nasrul Bantilan Penuhi Panggilan Persidangan Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan

Ia berharap setelah pembangunan rampung, masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar tetap berfungsi dalam jangka panjang.

Sementara itu, Komandan Kodim 1305/Buol Tolitoli melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Arh Budi mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang dijalankan TNI AD di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut dia, program itu difokuskan untuk membangun, memperbaiki, dan memulihkan akses transportasi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, daerah terpencil, hingga kawasan terdampak bencana.

“Pada 2026 program pembangunan jembatan ditargetkan di 7.000 titik di seluruh Indonesia. Untuk Kabupaten Tolitoli direncanakan sebanyak 11 titik,” kata Budi didampingi Danramil Kapten Edy SP.

Ia menjelaskan, sejauh ini baru satu jembatan beton yang telah terealisasi di Kelurahan Nalu. Adapun pembangunan berikutnya direncanakan berlangsung di Dusun Salusu, Desa Lampasio.

Budi menambahkan, Program Jembatan Garuda mencakup tiga jenis pembangunan, yakni jembatan gantung, jembatan Armco, dan jembatan beton.

Menurut rencana, peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Dusun Salusu akan dilakukan bulan depan oleh Komandan Korem. (Rizal)

Share :

Baca Juga

Buol

Plafon Puskesmas Biau Ambruk, Proyek Baru Seumur Jagung

Tolitoli

Warga Kecamatan Ogodeide Tolitoli Ucap Syukur Jalan Propinsi Di Permulus

Buol

Klarifikasi RSUD Mokoyulri Disorot: Jawaban Normatif, Substansi Kasus Israfil Masih Kabur

Buol

Pemkab Buol Matangkan Penertiban Ternak Lewat Rapat Koordinasi

Sulteng

Seorang Warga Buol Kakek Alih, Dilaporkan Hilang di Gunung Toboloid

Buol

Moh Nasir Kantongi Laporan Sidak, ASN Diminta Tingkatan Disiplin

Buol

Penemuan Mayat di Lapangan Desa Lamadong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Touna

Lapas Ampana Ikuti Sosialisasi Pengusulan Perubahan Pidana Penjara Seumur Hidup menjadi Pidana Penjara Sementara secara Online