Breaking News

Home / Buol / Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:35 WIB

Plafon Puskesmas Biau Ambruk, Proyek Baru Seumur Jagung

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Tinombala.com, Buol Sulteng – Plafon Puskesmas Biau, Kabupaten Buol, roboh hanya beberapa bulan setelah proyek pekerjaan dinyatakan rampung. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Leok 2 dan sontak memantik pertanyaan warga bagaimana mungkin bangunan fasilitas kesehatan yang baru selesai dikerjakan sudah rusak?

Seorang saksi mata menuturkan, plafon tiba-tiba ambruk dan jatuh ke lantai. Tidak ada hujan lebat, tidak ada angin kencang. “Tiba-tiba saja jatuh,” ujarnya. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat panik. Beruntung, tidak ada laporan korban dalam insiden tersebut.

Kejadian ini memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian spesifikasi teknis atau bestek dalam pekerjaan. Seorang tokoh masyarakat Leok 2 yang enggan disebutkan namanya menilai peristiwa itu janggal. “Sangat tidak masuk akal kalau plafon yang baru dikerjakan sudah roboh. Ini bukan bangunan tua,” katanya. Ia mendesak pemerintah daerah membuka dokumen kontrak dan spesifikasi material yang digunakan agar publik mengetahui apakah pekerjaan dilakukan sesuai standar.

Upaya konfirmasi dilakukan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Ricardo. Melalui pesan WhatsApp, ia menyatakan sedang dinas luar menuju Palu dan meminta konfirmasi dilakukan ke dinas terkait. Awak media kemudian mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Buol selaku pengguna anggaran. Namun, tidak ada pejabat yang dapat ditemui. Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab robohnya plafon tersebut.

Robohnya bagian bangunan puskesmas ini menambah daftar panjang persoalan kualitas proyek pemerintah di daerah. Di tengah tuntutan peningkatan layanan kesehatan, warga justru dihadapkan pada infrastruktur yang dipertanyakan mutunya. Masyarakat berharap ada audit teknis independen untuk memastikan apakah kejadian ini murni faktor teknis atau akibat kelalaian dalam pelaksanaan proyek. Tanpa transparansi, kepercayaan publik bisa ikut runtuh seperti plafon yang baru seumur jagung itu. (TB)

Baca Juga:  Rp16,8 Miliar untuk Jalan Buol–Lakuan, KRAK Sulteng: Retak Dini Alarm Mutu Proyek

Share :

Baca Juga

Buol

“Mafia PETI Hutan Bugu Melenggang, Gakum Tinggal Diam: Apakah Ada ‘Raksasa’ di Balik Pertambangan Ilegal?”

Buol

Tambak Udang Rp400 Juta di Buol: Antara Pelatihan, PAD, dan Pinjaman Pribadi Kadis

Buol

Lelang Barang Milik Daerah Kabupaten Buol: Transparansi untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah

Buol

Aksi Massa Tolak Perampasan Kebun Koperasi, Pemkab Buol Buka Mediasi

Buol

Bupati Buol Beri Tenggat Waktu untuk Digitalisasi dan Publikasi Data

Buol

Risharyudi Triwibowo Melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H/2025 M Di Mesjid Agung Buol

Buol

Kepemimpinan Muda KONI Buol, Wacana Regenerasi Menguat

Buol

Bupati Buol Lantik Pejabat dan Buka Konsultasi Publik RKPD 2027
error: Konten ini dilindungi hak cipta!