TINOMBALA.COM, Bukittinggi — menghadapi malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Aparat kepolisian memperketat pengamanan di sejumlah titik keramaian untuk mengantisipasi kemacetan, gangguan ketertiban, hingga aksi konvoi kendaraan yang kerap muncul saat malam hari raya.
Kawasan Jam Gadang menjadi pusat perhatian pengamanan. Lokasi ikon wisata itu diperkirakan dipadati warga saat malam takbiran. Selain di pelataran Jam Gadang, personel kepolisian juga disiagakan di Lapangan Kantin, masjid, dan musala yang menjadi lokasi pelaksanaan Salat Id.
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, Muhammad Irsyad Fathur Rachman, mengatakan pengamanan dilakukan berdasarkan hasil rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bukittinggi. Malam takbiran tahun ini dipusatkan di kawasan Jam Gadang.
“Pengamanan dilakukan agar masyarakat dapat merayakan malam takbiran dan Salat Id dengan nyaman serta terhindar dari gangguan kamtibmas maupun kemacetan,” kata Irsyad, Selasa, 26 Mei 2026.
Polisi juga mengeluarkan larangan terhadap konvoi kendaraan, arak-arakan, hingga pawai obor. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi memicu kepadatan lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lain.
Selain konvoi, penggunaan knalpot brong menjadi perhatian khusus aparat. Kepolisian memastikan akan menindak kendaraan dengan knalpot bising yang dianggap mengganggu kenyamanan warga dan kekhusyukan ibadah malam takbiran.
Untuk mengantisipasi pelanggaran, patroli gabungan bersama personel Bhabinkamtibmas akan disebar di sejumlah titik strategis. Polisi juga akan melakukan patroli keliling untuk mencegah masuknya rombongan kendaraan dari luar daerah yang berpotensi melakukan konvoi di wilayah kota.
Kepolisian berharap situasi tetap kondusif selama momentum Idul Adha. Selain dikenal sebagai kota wisata, Bukittinggi juga menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk melaksanakan ibadah dan menikmati suasana hari raya. Polisi mengimbau masyarakat ikut menjaga ketertiban agar malam takbiran berlangsung aman, damai, dan tertib.
Liputan : Sari
Editor : Linda Fang
















