Tinombala.com, Buol Sulawesi Tengah – Setahun kepemimpinan menjadi momentum refleksi bagi Bupati Buol. Di hadapan tamu undangan dan jajaran pemerintah daerah, terdapat satu kabar menggembirakan disampaikan jalur udara Buol–Palu segera aktif kembali. Rute yang lama dinanti itu direncanakan beroperasi dua kali dalam sepekan.
Bagi masyarakat Kabupaten Buol, kabar tersebut bukan sekadar soal jadwal penerbangan. Ia menyangkut urat nadi mobilitas yang sempat tersendat. Selama ini, perjalanan menuju Palu kerap memakan waktu panjang lewat jalur darat dengan kondisi medan yang tak selalu bersahabat. Kini, akses udara melalui Bandara Pogogul disiapkan kembali sebagai simpul konektivitas.
Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, menegaskan bahwa pengaktifan rute ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas wilayah. “InsyaAllah dalam waktu dekat rute Buol–Palu dan Palu–Buol kembali beroperasi. Dalam satu minggu tersedia dua kali jadwal penerbangan,” ujarnya. Pemerintah, kata dia, melihat transportasi udara sebagai penggerak percepatan ekonomi, bukan sekadar sarana perjalanan.
Akses menuju Palu memang strategis. Sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, Palu menjadi pusat pemerintahan, layanan kesehatan rujukan, pendidikan, hingga aktivitas bisnis. Dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat, mobilitas aparatur, pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat yang hendak berobat atau sekadar bersilaturahmi akan lebih efisien.
Dua kali penerbangan per pekan disebut sebagai langkah awal. Pemerintah daerah berjanji melakukan evaluasi berkala untuk menakar kebutuhan dan respons publik. Jika antusiasme tinggi, frekuensi bukan tak mungkin ditambah. Harapannya jelas: roda ekonomi Buol bergerak lebih kencang, investasi menemukan pintu masuknya, dan jarak menuju ibu kota provinsi tak lagi terasa sejauh dulu. (Reiyna/TB)

















